STAIDA PAYAKUMBUH GELAR SEMINAR BAHASA ARAB

Pada hari Sabtu (28/2), Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh menggelar seminar bahasa Arab dalam rangka pembukaan kuliah Semester Genap T.A 2014/2015. Tema yang diangkat dalam seminar ini adalah “Revolusi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Otak Kanan (belajar semudah senyum), dengan nara sumber Yani Hamdani, SS.I, Lc. Kegiatan seminar ini diikuti oleh  guru bahasa Arab yang bertugas di MI, MTs, MA dan sederjat di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota, para dosen serta seluruh mahasiswa STAIDA Payakumbuh.

CaptureKetua STAIDA Payakumbuh, Ahmad Deski, S.S.I, MA mengatakan bahwa latar belakang digelarnya seminar ini adalah untuk merubah paradigma masyarakat dan para pelajar yang selama ini merasa kesulitan dalam mempelajari bahasa Arab. Sekaligus untuk memotivasi peserta untuk lebih menyenangi bahasa arab ini, sehingga mempelajarinya bisa semudah senyum. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk pengembangan metodologi pembelajaran bahasa Arab untuk mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) STAIDA Payakumbuh, disamping itu mahasiswa jurusan Ilmu al Qur’an dan Tafsir (IQT) juga bisa menerapkannya dalam memahami ayat al Qur’an

Lebih lanjut,  Ketua STAIDA mengatakan bahwa dalam kegiatan seminar ini juga akan ditandatangani MoU antara STAIDA Payakumbuh dengan lembaga leesan arabic. MoU tersebut berkaitan dengan kerjasama untuk menjadikan STAIDA Payakumbuh sebagai pusat pengembangan pembelajaran Bahasa Arab berbasis otak kanan di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota sekitarnya.

“Dalam seminar bahasa Arab ini kita menghadirkan seorang pakar yang telah berhasil menemukan sebuah metode pembelajaran Bahasa Arab berbasis otak kanan, yaitu Yani Hamdani, S.S.I, Lc. Harapannya mudah-mudahan setelah selesai seminar ini, kita bisa merubah paradigama selama ini yang mengatakan bahasa Arab itu sulit. Dan dalam kesempatan ini kita juga akan meresmikan kerjasama dengan Leesan Arabic untuk pengembangan pembelajaran bahasa Arab berbasis otak kanan di daerah kita ini” jelas Deski

Kegiatan seminar ini berlangsung sangat hangat dan penuh semangat. Pesertapun terlihat sangat antusias mengikutinya sampai selesai. Nara sumber, Yani Hamdani Pada kesempatan tersebut juga mendemonstrasikan metode pembelajaran Bahasa Arab berbasis otak kanan ini kepada salah seorang peserta yang memang belum pernah belajar bahasa Arab sebelumnya, dalam waktu yang singkat saja peserta tersebut bisa menguasai beberapa kosakata bahasa Arab bahkan tashrif (bentuk perubahan kata dalam bahasa Arab).

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*