STAIDA Gelar Kuliah Umum

Payakumbuh, Padek—Sekolah Tinggi Ilmu Islam Darul Al Quran (STAIDA) di Kotopanjang, Lamposi Tigo Nagari, Payakumbuh, mengawali perkuliahan pascalibur semester dan liburan Lebaran, dengan menggelar kuliah umum bagi ratusan mahasiswanya.
Kuliah umum itu digelar Senin (12/9) siang, dengan menghadirkan Prof Dr Nasrudin Baidan MH, dosen IAIN Solo, Jawa Tengah yang juga alumnus MTI Kotopanjang. Ikut hadir dalam kuliah umum tersebut, Kepala Kemenag Payakumbuh Bustari dan Kabag Kesra Mai Aidil.
Nasrudin Baidan menyampaikan kuliah umum dengan topik “Keistimewaan Al Quran dalam Perspektif Linguistik”. Menurut putra Lintau, Tanahdatar ini, Al Quran, pedoman hidup yang tidak hanya menjadi penyelamat di atas dunia, tapi juga di akhirat.
“Sayang, saat ini Al Quran seakan tertinggal dari kehidupan umat Islam. Siapa bisa  menjemput Al-Quran itu, tentu kita-kita umat Islam. Syukur di Payakumbuh, ada pendidikan ilmu Al Quran yang bisa menyelamatkan generasi ke depan,” ujar Nasrudin Baidan.
Bustari yang didaulat menyampaikan sambutan juga memotivasi mahasiswa dan mahasiswi STAIDA, agar tidak minder sekolah di STAIDA. Sebab,  STAIDA memiliki banyak keunggulan, utama pada program studi bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Ketua STAIDA DR Syar’i bin Sumin mengatakan, STAIDA memiliki Jurusan Tafsir Al Quran dan bahasa Arab. Sejarah kelahiran STAIDA tidak terlepas dari bantuan pemko dan DPRD. Setiap tahun, pemko mengucurkan bantuan senilai Rp600 juta.  “Barangkali tidak ada pemerintah daerah yang begitu pendidikan agama, seperti pemko dan DPRD Payakumbuh. Kami berterima kasih,” ucapnya. (frv)

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*