Sistem Pendidikan

A.  Kurikulum STAIDA

1. Kurikulum adalah Seperangkat Rencana dan aturan tentang tujuan, isi, bahan pendidikan dan kajian, serta cara penyampaian dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman/acuan penyelenggaraan KBM (perkuliahan) di Perguruan Tinggi  termasuk Perguruan Tinggi Agama Islam.

2. Kompetensi adalah Seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab, yang dimiliki seseorang sebagai syarat dianggap mampu melaksanakan tugas tertentu.

3. Sistem Kredit Semester adalah sebuah sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan SKS untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar dan beban penyelenggaraan program.

4. Semester adalah satuan waktu kegiatan pendidikan yang terdiri dari 16 (enam belas) minggu sampai 19 (sembilan belas) minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya beserta kegiatan pengiringnya seperti dua sampai tiga minggu kegiatan penilaian.

5. IP (indek prestasi) adalah ukuran kemajuan belajar mahasiswa sejak semester pertama sampai pada semester yang diperhitungkan.

6. Penghitungan IP (indek prestasi) ditentukan dengan rumusan sebagai berikut :

IP         =          ∑         (nxb)

K

IP         =          Indek prestasi

n          =          Bobot nilai akhir yg diperoleh untuk setiap mt kuliah

b          =          Jumlah kredit

K          =          Harga SKS masing-masing mata kuliah

 

B. Gelar Kesarjanaan

Berdasarkan nomenklatur yang ditetapkan Menteri Agama RI tahun 2008 tentang Penetapan Bidang Ilmu dan Gelar Akademik di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam di Indonesia, maka Gelar kesarjanaan untuk Jurusan Ilmu-ilmu al-Qur’an adalah SQ (Sarjana al-Qur’an) dan untuk Jurusan Pendidikan Bahasa Arab adalah S.Pd (Sarjana Pendidikan).

C. Beban Studi

1.  Beban studi Strata satu (S.1), di STAIDA Payakumbuh adalah antara 144 s.d 160 SKS plus hafal al-Qur’an sebanyak 10 Juz.

2. Jumlah beban studi yang dapat diikuti oleh mahasiswa dalam satu semester, ditentukan oleh indeks prestasi (IP) mahasiswa bersangkutan pada semester terakhir serta ketercapaian target hafalan pada semester sebelumnya dengan persetujuan Penasehat Akademik, dengan ketentuan sebagai berikut :

INDEK PRESTASI SEMESTER SEBELUMNYA

MAKSIMAL JML SKS YANG DIAMBIL

3.00 – 4,00

24 SKS

2,00 – 2,99

22 SKS

1,00 – 1,99

20 SKS

1,00

10 SKS

Target hafalah tercapai sesuai dengan beban semester berjalan

Semua SKS yang ditawarkan pada semester berjalan

 

3. Beban studi dan mata kuliah bagi mahasiswa baru ditentukan oleh masing-masing fakultas atau Jurusan

4. Perubahan pengambilan mata kuliah dapat dilakukan paling lambat pada minggu ke dua setiap awal semester.

5. Disamping beban studi di atas, di STAIDA Payakumbuh mahasiswa diwajibkan menamatkan hafalan al-Qur’an sebanyak 10 Juz sebelum menyelesaikan studinya. Dengan rincian juz 1 s.d juz 9 berurutan dan ditambah dengan surat-surat pavorit. Beban studi menghafal wajib dituntaskan minimal 15-16 halaman setiap semesternya.

6.  Bobot Kredit

  1. Dalam sks tiap-tiap mata kuliah diberi nilai yang dinamakan bobot kredit
  2. Bobot kredit perkuliahan dihitung berdasarkan Kurikulum
  3. Bobot kredit praktikum dihitung sebagai berikut :

Satu satuan kredit semester ( 1 sks ) setara dengan: 100 menit kegiatan terjadwal, 60 menit kegiatan akademik terstruktur dan 60 menit kegiatan akademik mandiri.

  1. Bobot kredit kerja lapangan

Satu satuan kredit semester ( 1 sks ) setara dengan: 75 jam kerja dilapangan dalam satu semester.

  1. Bobot kredit KKN 4 sks
  2. Bobot kredit skripsi 6 sks

D. Kurikulum dan Sebaran Mata Kuliah

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Qur’an Payakumbuh menerapkan dua jenis kurikulum, dengan mengkombinasikan antara kurikulum lokal (ciri khas STAIDA) dengan kurikulum nasional dengan pengelompokan mata kuliah sebagai berikut :

1. Mata kuliah dikelompokkan menjadi lima komponen sebagai berikut :

a. Komponen Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)

b. Komponen mata kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK)

c. Komponen mata kuliah Keahlian Berkarya (MKB)

d. Komponen mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB)

e. Komponen mata kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)

2. Mata kuliah dibedakan menjadi :

a. Mata kuliah wajib

- Mata kuliah biasa (berdiri sendiri)

- Mata kuliah prasayarat (berkaitan)

- Mata kuliah persyaratan

b. Mata kuliah Pilihan

3. Setiap mata kuliah diberi kode angka serta diberi bobot SKS

4. Kode mata kuliah adalah dengan sistem digit, yaitu :

a. Digit 1                        : menyatakan semester, kodenya; 1,2,3,4,5,6,7 dan 8

b. Digit 2                        : menyatakan mata kuliah inti (prodi), kodenya 1

menyatakan mata kuliah institusional, kodenya 2

menyatakan mata kuliah pendukung, kodenya 3

c. Digit 3            : menyatakan jurusan atau program studi, yaitu :

: Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, kodenya 01

: Prodi Pendidikan Bahasa Arab, kodenya 02

d. Digit 4        : menyatakan urutan mata kuliah, kodenya 01, 02, dst

5. Mata kuliah diambil sesuai dengan rancangan yang ditawarkan pada semester berjalan.

6. Mata kuliah yang bersyarat belum boleh diambil oleh mahasiswa bila mahasiswa tersebut belum lulus pada mata kuliah prasyarat.

  1. Bahasa Arab I (prasayarat)
  2. Bahasa Arab II (berprasyarat)

7. Mata kuliah persyaratan adalah mata kuliah dengan non SKS, namun wajib lulus sebelum mahasiswa tersebut menyelesaikan studinya, seperti praktek ibadah, takrir al-tahfizh.