GELAR RAKER, STAIDA PAYAKUMBUH SIAP MENUJU INSTITUT

Dalam rangka menyusun program kerja tahun 2019 sekaligus persiapan menuju institut, STAIDA Payakumbuh menggelar rapat kerja (raker) selama dua hari yaitu tanggal 18-19 Januari 2019 di hotel bundo kanduang Payakumbuh. Raker tersebut dihadiri oleh Pengurus Yayasan Darul Furqon Payakumbuh Devitra, S.Sos, M.Si dan Fahrul Usmi, M.Ag, Ketua STAIDA Payakumbuh Ahmad Deski, MA serta seluruh dosen tetap dan karyawan.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh ketua Yayasan Devitra, S.Sos. M.Si pada hari jumat pagi (18/1) tersebut diikuti oleh semua peserta dengan penuh semangat. Ketua Yayasan dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan dan dosen STAIDA Payakumbuh yang telah banyak melakukan terobosan baru untuk kemajuan dan perkembangan STAIDA kedepannya. Kita berharap raker ini bisa menghasilkan program kerja yang bagus dan terukur untuk kemajuan kampus kita, dan kami dari yayasan akan selalu memberikan dukungan penuh,  jelasnya.

Sementara itu, Ketua STAIDA Payakumbuh menyampaikan bahwa Raker yang berlangsung dua hari itu tidak hanya membicarakan program kerja tahun 2019, tetapi juga membahas tentang rencana persiapan alih status kampus dari sekolah tinggi menjadi institut. Menurut Ketua STAIDA, berubah menjadi Institut adalah suatu keharusan yang harus terwujud segera. Oleh karena itu, kita sudah menetapkan dalam rencana pengembangan jangka panjang (RPJP) STAIDA Payakumbuh “Menuju Institut Yang Unggul Tahun 2030”. Jelasnya

Lebih lanjut, Ahmad Deski menjelaskan bahwa untuk berubah menjadi institut diperlukan penambahan prodi baru, karena syarat untuk menjadi institut minimal harus ada 6 buah prodi sementara saat ini kita baru punya dua prodi, yaitu prodi Ilmu al Qur’an dan Tafsir serta Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Dan syarat untuk membuka prodi baru minimal rata rata nilai akreditasi prodi yang ada adalah B, sehingga awal tahun ini kita akan re akreditasi Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir, mohon doa dan dukungannya, harapnya.

Oleh karena itu, rapat kerja yang ditutup pada hari sabtu sore tersebut juga membedah borang re akreditasi prodi Ilmu al Qur’an dan Tafsir yang sudah disusun oleh tim yang dibentuk berdasarkan keputusan Ketua STAIDA Payakumbuh no. PTAIS.19/KPW.VI/PP/141/2018. Pada hari ini kita membedah borang secara internal, bulan depan in syaa Allah kita akan bedah borang tersebut bersama pakar yang kita datangkan dari luar kampus, sehingga sebelum di kirim kita sudah yakin nilai borang kita sudah B, jelas ketua STAIDA Payakumbuh.

 WhatsApp Image 2019-01-21 at 09.22.54  WhatsApp Image 2019-01-21 at 09.22.53

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>